SHINDU RAMANDITA

Berpacu menjadi yang terbaik

Soal Nomor 3

diposting oleh shinduramandita-fst09 pada 03 July 2012
di Kuliah - 0 komentar

"Atas nama Sang Pencipta Galaxy Bima Sakti dan Galaxy Andromeda serta semua yang ada di Semesta Alam ini, saya jujur dalam mengerjakan tugas ini"

Soal Nomor 3: Jelaskan proses memprediksi suara manusia (voice recognition)!

Apa yang sudah dikerjakan banyak orang tentang voice recognition?

Apa yang mungkin bisa dideteksi dengan voice recognition dari sisi kesehatan/medis?

Jawaban:

Voice recognition adalah kemampuan sebuah sistem untuk mengidentifikasi suara secara personal, sistem ini bekerja dengan prinsip mengubah suara yang bersifat analog menjadi digital sehingga mampu dicerna oleh komputer. Keragaman aksen bahasa serta dialek adalah beberapa yang menjadi tantangan dalam voice recognition, volume suara manusia, tempo bicara, pelafalan kata, dll. Dengan bantuan artificial intelligence, mesin/komputer kini lebih dimudahkan untuk memahami konteks dari pembicaraan, pengenalan kata-kata yang diucapkan oleh manusia.

Proses untuk mengenali suara manusia ini dimulai dari penangkapan sinyal suara. Suara kita menghasilkan impuls-impuls dari pitch impulse kemudian diterima dan diteruskan oleh microphone.

Hardware yang digunakan :

1. SoundCard, merupakan alat yang ditambahkan dalam suatu Komputer yang fungsinya sebagai input dan output suara untuk mengubah sinyal elektrik, menjadi analog maupun menjadi digital.


2. Microphone, Alat untuk mengubah suara yang melewati udara, air dari benda orang menjadi sinyal elektrik.

3. Processor/Komputer, Dalam proses suara digital menterjemahkan gelombang suara menjadi suatu simbol biasanya menjadi suatu nomor biner yang dapat diproses lagi. Saat pengunaan menggunakan mikrofon, soundcard berkualitas baik, sehingga akan mengurangi noise yang disebabkan karena terganggu sinyal monitor, pci slots.

4. Software pendukung Voice Recognition

Cara Kerja :

Input

     Langkah pertama dalam pengenalan suara (VR) adalah input dan digitalisasi suara ke
perangkat lunak VR. Hal ini biasanya terjadi melalui mikrofon aktif yang terhubung ke dalam komputer. Pengguna berbicara ke dalam mikrofon, dan sebuah konverter analog-to-digital (ADC) menciptakan file suara digital untuk program VR dalam bekerja.

Analisa

     Kunci untuk VR adalah dalam analisis suara. Program VR mengambil rekaman digital dan mengurainya menjadi bit suara yang dikenali yang disebut "fonem," melalui perangkat lunak analisis audio.

Ilustrasi


Speech-to-Text

     Setelah program telah mengidentifikasi fonem, ia memulai proses yang kompleks dalam melakukan identifikasi dan analisis kontekstual, dengan membandingkan setiap string dari fonem yang direkam setara terhadap teks dalam memorinya. Kemudian mengakses bahasa internal database dan mencocokkan fonem yang direkam kemungkinan suara yang setara / sama (
most probable text equivalents).

Output

     Akhirnya, perangkat lunak VR menyediakan output kata ke layar, sesaat setelah berbicara. Hal ini terus dilakukan pada proses ini, dengan kecepatan tinggi, untuk setiap kata yang diucapkan menjadi programnya.

Perkembangan dan Penggunaan VR

Honda Menggunakan Speech Recognition dalam Mobil Komersilnya

Honda Accord baru datang lebih dekat dari yang lain. Dengan bantuan sistem navigasi, Accord dapat membawa Anda langsung ke alamat yang Anda ucapkan ke dalam sistem. Mobil Honda ini pada dasarnya adalah mobil yang cerdas. Sistem ini sangat user-friendly dan memahami frase yang lengkap, seperti "Suhu saat ini" dan "kemampuan untuk menemukan pompa bensin terdekat". Sistem ini juga dapat memproses seluruh nama jalan dan nomor, dan menghemat waktu anda dalam bekerja.

Chrysler dan Ford membayar mahal untuk Teknologi VR

Teknologi VR telah ditanamkan ke dalam sistem UConnect Chrysler yang menawarkan hands-free navigation melalui koneksi Bluetooth dari ponsel anda, interface bersih yang memiliki kemampuan menyimpan nomor telepon Anda. Sangat mudah digunakan, sistem ini bahkan lebih efisien daripada teknologi pengenalan suara yang ditemukan dalam mobil yang diproduksi oleh beberapa pabrikan ternama.

VR yang bisa digunakan dari sisi medis

Menurut saya, voice recognition bisa digunakan untuk mendeteksi suara pasien yang sedang mengalami radang atau sedang mengalami demam atau flu.

Latar belakang

Mengapa Flu Membuat Suara Kita Berubah?
Health Tips Thu, 30 Sep 2004 11:39:00 WIB

Pertama, flu bisa menyebabkan pembengkakan pita suara, sehingga saling bergesekan. Flu juga bisa menyebabkan cairan (mucus) mengering, yang seharusnya bertugas membasahai/ melumasi pita suara. "Mungkin lubrikan itu sama dengan WD-40 pada pita suara," jelas Richard Staney, M.D., direktur pada Baylor University's Van Lawrence Voice Institute dan dokter di Houston Grand Opera. Saat Anda jatuh sakit, tubuh tidak memproduksi cairan yang cukup sehingga pita suara akan saling bergesekan.

Anda bisa mengembalikan suara Anda dengan beberapa cara di bawah ini:

1. Memperbanyak asupan cairan untuk membantu aliran mucus. Hindari yang berkafein, yang justru dapat membuat tubuh dehidrasi.
2. Hindari antihistamin dan obat bersifat analgetik (seperti ibuprofen dan aspirin).
3. Hindari membersihkan tenggorokan sesering mungkin, karena dapat mengiritasi pangkal tenggorokan (larings) dan pembengkakan pada pita suara.
4. Berhemat bicara.

Dengan penggunaan VR, dalam dunia medis kita dapat mengenali suara pasien untuk membedakan apakah pasien ini sedang dalam kondisi yang sehat atau tidak, dan untuk penggunaan sehari - hari, aplikasi ini bisa digunakan secara mobile yaitu dengan membuat aplikasi smartphone berbasis android atau ios untuk membantu user ketika dia mengalami kondisi tidak sehat sehingga user bisa melakukan pengobatan lebih dini.

sumber :

Ehow.com

http://cybermed.cbn.net.id/cbprtl/cybermed/detail.aspx?x=Health+Tips&y=cybermed|0|0|4|103

http://www.em-t.com/Speech-Recognition-Technology-in-Your-Car-s/199.htm

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   ">